• MAN 2 KOTA SERANG

  • Islamic Boarding School
  • Jl. KH. Abdul Hadi No. 3 Cijawa Kota Serang- Banten
  • man2_serang@yahoo.com
  • 085187772083
  • RSS
  • Pencarian

  •           


SOSIALISASI KENAKALAN REMAJA

Ada yang berbeda dengan aktivitas di MAN 2 Kota Serang. Senin pagi (02/09/24) yang biasanya dilaksanakan kegiatan upacara bendera, kali ini diisi dengan kegiatan sosialisasi. Kegiatan yang bertempat di lapangan madrasah ini diikuti oleh seluruh siswa serta tenaga pendidik dan kependidikan MAN 2 Kota Serang.

Dalam rangka menghindari bahaya prilaku negatif remaja, Patroli Keamanan Sekolah (PKS) MAN 2 Kota Serang mengadakan kegiatan Sosialisasi Kenakalan Remaja. Kegiatan ini merupakan salah satu dari program kerja PKS MAN 2 Kota Serang. Kegiatan ini juga dapat terlaksana berkat kerja sama antara PKS MAN 2 Kota Serang dengan Kepolisian Sektor Serang.

Sosialisasi Kenakalan Remaja yg disamapikan oleh Kanit Reserse Polsek Kota Serang Iptu. Irawan dan Binmas Polsek Kota Serang. Tanggal 02-09-2024 Di lapangan upacara MAN 2 Kota Serang.

Dalam pemaparannya mereka mengingatkan kepada para remaja, khususnya siswa- siswi MAN 2 Kota Serang untuk mengenal jenis- jenis kenakalan remaja agar dapat menghindarinya. Keduanya juga mengajak para remaja untuk menjadi pelopor ketertiban serta berhati- hati dalam pergaulan.

Kenakalan Remaja
A. Pengertian Kenakalan Remaja
Kenakalan Remaja dapat didefinisikan sebagai suatu kondisi yang dilakukan oleh para remaja untuk berbuat onar. Kondisi ini merupakan kondisi patologis, karena para remaja tersebut berbuat atau bertindak di luar batas norma-norma hokum yang berlaku serta merugikan lingkungan sosialnya.
 
B. Macam-macam Jenis Kenakalan Remaja
1. Penggunaan narkoba
2. Minum-minuman keras
3. Perjudian
4. Seks Bebas
5. Penganiayaan
6. Bolos Sekolah
7. Perkelahian atau tawuran
8. Penipuan
9. Pemerasan
10. Pencurian
11. Balapan liar
12. Pembunuhan dengan latar belakang geng/kelompok
13. Bullying

Penyebab Kenakalan Remaja
Faktor Internal :
1. Krisis Identitas
Idealnya, seorang remaja akan selalu mencari jati diri di dalam lingkungannya saat ia beranjak remaja sebelum ia memasuki usia dewasa. Oleh karena itu, dalam mencari jati diri ini, seringkali remaja jatuh ke dalam krisis identitas yang membuat mereka terdorong untuk melakukan tindakan kriminal.
2. Kontrol Diri yang Lemah
Remaja yang tidak dapat membedakan mana perbuatan baik dan buruk akan mudah sekali terpengaruh untuk berbuat nakal. Akan tetapi, bagi remaja yang sudah dapat membedakan perbuatan baik dan buruk juga bias terjerumus ke dalam perbuatan buruk jika tidak dibarengi dengan kontrol diri yang baik dari dalam batin mereka.
 
Faktor Eksternal:
1. Keluarga
Keluarga merupakan lingkungan pertama yang dikenal oleh seseorang sejak ia lahir. Keluargalah yang seharusnya membentuk kontrol diri yang kuat sehingga seorang remaja tidak terjerumus ke dalam kenakalan. Keluarga yang tidak harmonis seperti perceraian kedua orang tua, tidak adanya komunikasi yang baik di dalam keluarga, serta keluarga yang selalu dirundung perselisihan akan memicu perilaku negatif pada remaja.
Keluarga juga sangat berperan penting dalam melakukan edukasi dan memberikan pengetahuan agama kepada anaknya sedari lahir, sehingga pada saat mereka beranjak remaja mereka memiliki kontrol diri yang kuat.
 
2. Lingkungan Sosial
Selain keluarga, seseorang juga akan melakukan proses sosiologis ke lingkungan sekitar. Jika lingkungan tempat ia tinggal merupakan lingkungan yang rawan kejahatan, maka potensi seorang anak untuk melakukan tindakan kejahatan juga akan semakin besar.
3. Pergaulan
Pergaulan dengan teman sebaya juga wajib menjadi tanggung jawab keluarganya dalam memberikan pengetahuan kepada remaja untuk memilih teman yang baik. Teman sebaya seringkali menjadi faktor utama bagi seorang remaja untuk melakukan tindak kejahatan.
4. Pendidikan
Pendidikan sangat berguna dalam membentuk kepribadian seseorang agar memiliki pengetahuan akan baik buruknya suatu perbuatan. Pendidikan baik harus sejak dini diajarkan oleh kedua orang tua sebelum melanjutkan ke sekolah.
5. Penggunaan Waktu Luang
Sebaiknya remaja mempergunakan waktu luangnya dengan hal-hal yang bersifat positif, seperti membantu sesame, olahraga, menjalani hobi, dan lain sebagainya. Hal itu akan menjauhkan remaja untuk mengisi waktu luang untuk melakukan perbuatan anti normatif.
6. Masuknya Kebudayaan Luar
Kebudayaan luar yang tidak sesuai dengan adat dan norma yang berlaku di Indonesia seharusnya harus dihindari atau bahkan tidak diikuti. Apalagi dengan perkembangan teknologi sekarang ini yang semakin dinamis membuat seorang remaja semakin meninggalkan budaya-budaya aslinya.

D. Faktor-faktor Munculnya Kenakalan Remaja
1. Kurangnya disiplin yang diterapkan pada anak
2. Kemiskinan dan kekerasan dalam keluarga
3. Adanya saudara atau teman sebaya yang terlebih dahulu berbuat kejahatan
4. Perbedayaan Budaya yang diterima
5. Tingginya konflik dan perilaku agresif dalam keluarga
6. Orang tua yang tidak memberikan contoh perilaku yang baik
7. Kurangnya pengawasan terhadap anak
8. Kurangnya sosialisasi kepada anak terkait lingkungan social yang baik
 
Pencegahan Kenakalan Remaja :

Usaha Preventif :

a. Memberikan. kasih sayang yang cukup kepada anak

b.meningkatKAN kesejahteraan keluarga
c. Mendirikan tempat pengembangan kreasi dan inovasi bagi remaja
d. Mengembangkan perlengkapan olahraga bagi remaja
e. Mendirikan klinik bimbingan psikologis dan edukatif guna memberikan pengetahuan terhadap tingkah laku remaja.

Tulisan Lainnya
Siswa MAN 2 Kota Serang Raih Prestasi pada Ajang O2SN Tingkat Kota

Kota Serang (26/5/26), prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa MAN 2 Kota Serang dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMA/SMK/MA Kota Serang Tahun 2026

26/05/2026 19:35 - Oleh Administrator - Dilihat 5 kali
BANTARA 2026, Ajang Penguatan Karakter Pramuka yang Tangguh dan Berintegritas

Kegiatan Bantara yang dilaksanakan oleh Ambalan Sultan Hasanuddin dan Siti Fatimah MAN 2 Kota Serang berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Kegiatan yang dilaksanakan pada

22/05/2026 10:53 - Oleh Administrator - Dilihat 17 kali